KPU RI: Pilkada Serentak 2018 Digelar 27 Juni 2018

KPU RI: Pilkada Serentak 2018 Digelar 27 Juni 2018

Pilkada Serentak 2018
Pilkada serentak 2017 telah usai, kini berlanjut ke tahapan pilkada serentak 2018. Komisi pemilihan umum republik Indonesia (KPU RI) telah menetapkan tanggal pencoblosan Pilkada Serentak 2018. Rencananya, pencoblosan akan dilakukan pada 27 Juni tahun depan.

"Kemarin sudah kita ambil keputusan sementara untuk Pilkada serentak 2018, itu jatuh pada 27 Juni. Jadi setelah lebaran," kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tantowi di Jl Nyimas Melati, Kota Tangerang, Kamis (20/4/2017) seperti dikutip detik.com.

Pramono Ubaid Tantowi menambahkan bahwa tahapan Pilkada serentak 2018 akan dimulai pada Agustus 2017, yakni 10 bulan sebelum hari pencoblosan.

Jumlah daerah yang menggelar Pilkada serentak 2018 ini lebih banyak jika dibanding dengan Pilkada Serentak yang telah digelar pada tahun 2017, yakni diikuti 171 daerah.

Baca juga: "Pilkada Serentak 2018, ini 17 Provinsi yang Menggelar Pilgub"

Seperti telah diketahui bahwa Pilkada Serentak 2017 yang telah lalu diikuti 101 daerah.

Dari 171 daerah yang menggelar Pilkada serentak 2018, ada 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten yang akan menyelenggarakan Pilkada. Beberapa provinsi di antaranya adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Sumber
Read More
Final: Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilgub DKI Jakarta data C1 KPU

Final: Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilgub DKI Jakarta data C1 KPU

Data c1 KPU Pilgub Jakarta

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menyelesaikan proses memasukkan data perolehan suara dari 13.034 tempat pemungutan suara atau berkas C1, pada hari Kamis (20/4).

Dari hasil perhitungan manual / Real Count tersebut pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul. Berikut data lengkapnya yang kami ambil dari laman Situs Resmi KPU.

Baca juga: "Hasil Quick Count Putaran Kedua Pilgub DKI Jakarta 2017"

Hasil Hitung TPS (Form C1) Provinsi Dki Jakarta dengan data masuk: 13.034 dari 13.034 TPS atau 100%.
  • Pasangan nomnor urut dua, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. dan Drs. H. Djarot Saiful Hidayat, M.S. memperoleh 42.05% atau 2.351.438 suara.
  • Pasangan nomnor urut tiga, Anies Baswedan, Ph.D. dan Sandiaga Salahuddin Unoemperoleh 57.95% atau 3.240.379 suara.

Total: 100% atau 5.591.817 suara
Data Masuk: 13.034 dari 13.034 TPS atau 100%
Diagram PIgub DKI 2017
Rekapitulasi sub wilayah:
  • Jakarta Barat pasangan Basuki-Djarot memperoleh 611.801 suara dan Anies-Sandi 685.079 suara. 
  • Jakarta Pusat pasangan Basuki-Djarot memperoleh 243.767 suara dan Anies-Sandi 332.850 suara. 
  • Jakarta Selatan pasangan Basuki-Djarot memperoleh 459.753 suara dan Anies-Sandi 754.140 suara.
  • Jakarta Timur pasangan Basuki-Djarot memperoleh 612.333 suara dan Anies-Sandi 992.624 suara.
  • Jakarta Utara pasangan Basuki-Djarot memperoleh 418.096 suara dan Anies-Sandi 466.568 suara.
  • Kepulauan Seribu pasangan Basuki-Djarot memperoleh 5.391 suara dan Anies-Sandi 8.796 suara

Data pemilih Pilkada Jakarta putaran kedua
  • Total daftar pemilih tetap: 7.257.204 suara.
  • Yang menggunakan haknya: 5.661.895 suara. 
  • Tingkat paritisipasi pemilih: 78 persen.

Read More